Bagi pencinta bola atau yang terlibat dalam industri sepakbola, pasti tahu bahwa pemain sepakbola adalah salah satu yang berpendapatan atau menerima gaji terbesar di dunia. Baik di Liga Inggris, Serie A-Itali, Bundesliga-Jerman, La Liga-Spanyol, Barclays semua memiliki pemain terbaik yang bergaji fantastis.
Berikut ini adalah 10 pesepakbola termahal dengan gaji tertinggi untuk musim 2011.
10. Emmanuel Adebayor (Club:Manchester City): $8.4
Sheyi Emmanuel Adebayor (27 tahun) penyerang Manchester City menjadi salah satu pemain sepakbola termahal dengan gaji yang diperoleh sebesar $8.4 million per tahun (74 miliar rupiah) untuk musim 2011. Adebayor pernah memperkuat klub Arsenal, Monaco, Metz dan akhirnya di kontrak Manchester City sejak tahun 2009.
9. John Terry (Club:Chelsea): $ 9 million
John Terry (30 tahun) salah satu pemain berbakat dan salah satu pemain termahal tahun 2011 di Liga Premier. Menyandang posisi bek tengah dan sering dipercaya sebagai kapten membuat Terry sangat diperhitungkan dan diincar oleh klub-klub besar, tetapi Terry tetap bersama Chelsea sejak tahun 1995 (tim junior) hingga tahun 2011 dan memiliki gaji sebesar $ 9 million atau Rp. 80.325.000.000 (80 miliar rupiah) per tahun.
8. Kaka (Club:Real Madrid): $ 9 million
Ricardo Izecson dos Santos Leite, wuih panjang ya namanya, atau lebih dikenal dengan Kaka (29 tahun) adalah salah satu pemain berbakat asal berdarah Brazil. Kaka mulai malang melintang di dunia sepakbola sejak di Sao Paolo FC (Campeonato Brasileiro Serie A) hingga pindah ke AC Milan (Serie A, Italia) kemudian akhirnya tahun 2009 menandatangani kontrak transfer di Real Madrid (La Liga, Spanyol). Pemain bernomor punggung 8 dengan posisi gelandang penyerang dikabarkan memperoleh gaji $ 9 million di musim 2011 atau setara 80 miliar rupiah per tahunnya.
7. Zlatan Ibrahimovic (Club:Milan): $ 9 million
Zlatan Ibrahimovic, 30 tahun, adalah striker AC Milan sejak 2010 dikabarkan menjadi salah satu pemain termahal dengan menerima gaji $ 9 million setiap tahun untuk musim 2011. Meski dalam dunia sepakbola usia 30 adalah memasuki usia senja namun IbraMagic, begitu para fans menjulukinya, adalah pemain yang patut diperhitungkan dan produktif mencetak gol.
6. Bastian Schweinsteiger (Bayern Munich): $9.7 million
Pemain termahal tidak hanya dimiliki oleh Liga Itali atau Liga Inggris saja. Bundesliga (Jerman) memiliki Bastian Schweinsteiger (27 tahun) sebagai salah satu pemain termahal di musim 2011 dengan gaji yang diterima $9.7 million setiap tahun. Pemain muda bernomor punggung 31 membela klub Bayern Munich sejak tahun 2002 adalah pemain berbakat mampu mengambil peran sentral sebagai posisi gelandang.
5. Samuel Eto’o (Club:Inter Milan): 10.5 million
Samuel Eto’o Fils (30 tahun) pesepakbola berdarah Kamerun ini adalah salah satu pemain termahal di musim 2011 dengan gaji yang didapat $10.5 million atau senilai Rp. 93.712.500.000 (93 miliar rupiah) setiap tahun. Eto’o saat ini bergabung dengan klub Inter Milan dan berada diposisi penyerang. Eto’o pernah mengalami pelecehan rasial -masalah yang sensitif di dunia sepakbola- yang dilakukan oleh fans Real Zaragoza tahun 2005.
4. Yaya Toure (Club:Manchester City): 10.8 million
Yaya Toure (28 tahun) adalah pemain muda berasal dari Pantai Gading menjadi salah satu pemain sepakbola termahal musim 2011 dengan gaji yang diterima setiap tahun sebesar $10.8 million atau 96 miliar rupiah. Toure dikontrak Manchester City sejak 2010. Toure memiliki gabungan antara kecepatan dan kekuatan fisik -ciri khas bakat dari benua Afrika- didukung dengan teknik yang bagus merupakan nilai jual Yaya Toure. Yaya Toure dikabarkan akan meninggalkan Manchester City untuk sementara dan memperkuat timnas Pantai Gading di ajang Piala Afrika.
3. Lionel Messi (Club: Barcelona) 11 million
Idola baru di dunia sepakbola setidaknya dalam tiga tahun terakhir ini, Lionel Andres Messi (24 tahun). Di usia yang masih sangat muda Messi sudah berada di puncak karir sepakbola dan menjadi salah satu pemain sepakbola termahal musim 2011 dengan gaji yang diperoleh setiap tahunnya sebesar $11 million (sekitar 98 miliar rupiah). Terlebih lagi klub yang dibelanya, Barcelona FC, memenangkan gelar La Liga dalam Liga Champions melawan Real Madrid dengan skor agregat 3-1 untuk Barca, Mei lalu. Namun sangat disayangkan pertandingan bergengsi itu telah dinodai oleh kericuhan yang berbau sara, yang disuguhkan oleh pemain Barca (David Villa dan kawan kawannya) terhadap pemain Real Madrid, Mezut Oziel.
2. Wayne Rooney (Club:Manchester United): 11.5 million
Wayne Mark Rooney (26 tahun) striker Manchester United ini termasuk pesepakbola termahal di musim 2011 dengan gaji yang diterima setiap tahun sebesar $1.5 million (lebih dari 102 miliar rupiah) . Rooney memulai debut karir sepakbola internasionalnya tahun 2003 dan sempat membela klub Everton yang masih berada dalam Liga Inggris. Prestasinya ditunjukkan dengan menjadi pemain terbaik liga Inggris (PFA Players Player of the Year dan FWA Footballer of the Year) tahun 2009-2010. Beberapa saat yang lalu di ajang kualifikasi Piala Eropa 2012, Rooney terkena insiden kartu merah. Dalam pertandingan itu terlihat jelas bahwa Rooney menendang Miodrag Dzudovic (pemain Montenegro). Rooney mengaku menyesal atas kejadian tersebut dan meminta agar UEFA dapat memberikan keringanan atas hukuman yang diberikan Rooney. Menurut juru bicara FA, pihaknya telah mengajukan banding atas kasus Rooney. Kejadian ini menunjukan bahwa pemain berkelas dunia pun harus mampu menjaga sikap agar tidak merugikan diri sendiri dan klub yang dibelanya.
1. Cristiano Ronaldo (Club:Real Madrid): 12 million
Inilah pemain termahal sejagad raya dengan gaji yang fantastis yaitu sebesar $12 million (lebih dari 107 miliar rupiah) per tahun, dialah Cristiano Ronaldo dos Santos Averio. Siapa yang tidak kenal Cristiano Ronaldo, pemain bertalenta, termahal dan memiliki wajah yang rupawan. Hampir semua mengenalnya mulai dari anak-anak, ibu-ibu, remaja dan penggila bola. Namanya mencuat sejak memperkuat klub MU sebagai penyerang, kini Cristiano Ronaldo memperkuat tim Real Madrid dengan nomor punggung 7. CR7, begitu ia dikenal telah mengoleksi 100 gol bersama El Real dan berhasil membawa Real Madrid (di bawah asuhan Jose Mourinho) lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
SUMBER : http://rumahtabah.blogspot.com
Open the eyes | Wake up | Go ahead and Do it || Trust in God || Information System | ®Gunadarma University || Skype : roy.hanfry
Minggu, 19 Februari 2012
Gambar iseng
coba lihat dengan teliti, ini wajah atau sebuah kata liar
sumber : http://mauritsalbert.wordpress.com/category/picture/
sumber : http://mauritsalbert.wordpress.com/category/picture/
Sabtu, 10 Desember 2011
Konflik Organisasi
KONFLIK ORGANISASI
• Definisi konflik organisasi.
• Perbedaan pandangan tradisional dan interaksionis mengenai konflik.
• Sumber-sumber utama penyebab konflik.
• Teknik-teknik utama memecahkan konflik.
Definisi Konflik Organisasi
Konflik adalah segala macam interaksi pertentangan atau atogonistik anatar dua atau lebih pihak. Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
Konflik bertentangan dengan integrasi. Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik.
Sumber-sumber Utama Penyebab Konflik
a. Kebutuhan untuk membagi (sumber daya-sumber daya) yang terbatas.
b. Perbedaan-perbedaan dalam berbagai tujuan.
c. Saling ketergantungan kegiatan-kegiatan kerja.
d. Perbedaan nilai-nilai atau.
e. Kemandirian organisasional.
f. Gaya-gaya individual.
• Perbedaan individu, yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.
Setiap manusia adalah individu yang unik. Artinya, setiap orang memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu hal atau lingkungan yang nyata ini dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial, sebab dalam menjalani hubungan sosial, seseorang tidak selalu sejalan dengan kelompoknya. Misalnya, ketika berlangsung pentas musik di lingkungan pemukiman, tentu perasaan setiap warganya akan berbeda-beda. Ada yang merasa terganggu karena berisik, tetapi ada pula yang merasa terhibur.
• Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda.
Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan pola-pola pemikiran dan pendirian kelompoknya. Pemikiran dan pendirian yang berbeda itu pada akhirnya akan menghasilkan perbedaan individu yang dapat memicu konflik.
• Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok.
Manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, misalnya perbedaan kepentingan dalam hal pemanfaatan hutan. Para tokoh masyarakat menanggap hutan sebagai kekayaan budaya yang menjadi bagian dari kebudayaan mereka sehingga harus dijaga dan tidak boleh ditebang. Para petani menbang pohon-pohon karena dianggap sebagai penghalang bagi mereka untuk membuat kebun atau ladang. Bagi para pengusaha kayu, pohon-pohon ditebang dan kemudian kayunya diekspor guna mendapatkan uang dan membuka pekerjaan. Sedangkan bagi pecinta lingkungan, hutan adalah bagian dari lingkungan sehingga harus dilestarikan. Di sini jelas terlihat ada perbedaan kepentingan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya sehingga akan mendatangkan konflik sosial di masyarakat. Konflik akibat perbedaan kepentingan ini dapat pula menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Begitu pula dapat terjadi antar kelompok atau antara kelompok dengan individu, misalnya konflik antara kelompok buruh dengan pengusaha yang terjadi karena perbedaan kepentingan di antara keduanya. Para buruh menginginkan upah yang memadai, sedangkan pengusaha menginginkan pendapatan yang besar untuk dinikmati sendiri dan memperbesar bidang serta volume usaha mereka.
• Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.
Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung cepat atau bahkan mendadak, perubahan tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial. Misalnya, pada masyarakat pedesaan yang mengalami proses industrialisasi yang mendadak akan memunculkan konflik sosial sebab nilai-nilai lama pada masyarakat tradisional yang biasanya bercorak pertanian secara cepat berubah menjadi nilai-nilai masyarakat industri. Nilai-nilai yang berubah itu seperti nilai kegotongroyongan berganti menjadi nilai kontrak kerja dengan upah yang disesuaikan menurut jenis pekerjaannya. Hubungan kekerabatan bergeser menjadi hubungan struktural yang disusun dalam organisasi formal perusahaan. Nilai-nilai kebersamaan berubah menjadi individualis dan nilai-nilai tentang pemanfaatan waktu yang cenderung tidak ketat berubah menjadi pembagian waktu yang tegas seperti jadwal kerja dan istirahat dalam dunia industri. Perubahan-perubahan ini, jika terjadi seara cepat atau mendadak, akan membuat kegoncangan proses-proses sosial di masyarakat, bahkan akan terjadi upaya penolakan terhadap semua bentuk perubahan karena dianggap mengacaukan tatanan kehiodupan masyarakat yang telah ada.
Teknik Utama Memecahkan Konflik
Ada 3 strategi dasar :
a. Kalah- kalah.
b. Menang-kalah.
c. Menang-menang.
Pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik ialah :
• Kompetisi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
• Akomodasi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
• Sharing
Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lkain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
• Kolaborasi
Bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
• Penghindaran.
Menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.
sumber : - gunadarma.ac.id
- wikipidia
- http://andrie07.wordpress.com/2009/11/25/faktor-penyebab-konflik-dan-strategi-penyelesaian-konflik/
• Definisi konflik organisasi.
• Perbedaan pandangan tradisional dan interaksionis mengenai konflik.
• Sumber-sumber utama penyebab konflik.
• Teknik-teknik utama memecahkan konflik.
Definisi Konflik Organisasi
Konflik adalah segala macam interaksi pertentangan atau atogonistik anatar dua atau lebih pihak. Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
Konflik bertentangan dengan integrasi. Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik.
Sumber-sumber Utama Penyebab Konflik
a. Kebutuhan untuk membagi (sumber daya-sumber daya) yang terbatas.
b. Perbedaan-perbedaan dalam berbagai tujuan.
c. Saling ketergantungan kegiatan-kegiatan kerja.
d. Perbedaan nilai-nilai atau.
e. Kemandirian organisasional.
f. Gaya-gaya individual.
• Perbedaan individu, yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.
Setiap manusia adalah individu yang unik. Artinya, setiap orang memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu hal atau lingkungan yang nyata ini dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial, sebab dalam menjalani hubungan sosial, seseorang tidak selalu sejalan dengan kelompoknya. Misalnya, ketika berlangsung pentas musik di lingkungan pemukiman, tentu perasaan setiap warganya akan berbeda-beda. Ada yang merasa terganggu karena berisik, tetapi ada pula yang merasa terhibur.
• Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda.
Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan pola-pola pemikiran dan pendirian kelompoknya. Pemikiran dan pendirian yang berbeda itu pada akhirnya akan menghasilkan perbedaan individu yang dapat memicu konflik.
• Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok.
Manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, misalnya perbedaan kepentingan dalam hal pemanfaatan hutan. Para tokoh masyarakat menanggap hutan sebagai kekayaan budaya yang menjadi bagian dari kebudayaan mereka sehingga harus dijaga dan tidak boleh ditebang. Para petani menbang pohon-pohon karena dianggap sebagai penghalang bagi mereka untuk membuat kebun atau ladang. Bagi para pengusaha kayu, pohon-pohon ditebang dan kemudian kayunya diekspor guna mendapatkan uang dan membuka pekerjaan. Sedangkan bagi pecinta lingkungan, hutan adalah bagian dari lingkungan sehingga harus dilestarikan. Di sini jelas terlihat ada perbedaan kepentingan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya sehingga akan mendatangkan konflik sosial di masyarakat. Konflik akibat perbedaan kepentingan ini dapat pula menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Begitu pula dapat terjadi antar kelompok atau antara kelompok dengan individu, misalnya konflik antara kelompok buruh dengan pengusaha yang terjadi karena perbedaan kepentingan di antara keduanya. Para buruh menginginkan upah yang memadai, sedangkan pengusaha menginginkan pendapatan yang besar untuk dinikmati sendiri dan memperbesar bidang serta volume usaha mereka.
• Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.
Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung cepat atau bahkan mendadak, perubahan tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial. Misalnya, pada masyarakat pedesaan yang mengalami proses industrialisasi yang mendadak akan memunculkan konflik sosial sebab nilai-nilai lama pada masyarakat tradisional yang biasanya bercorak pertanian secara cepat berubah menjadi nilai-nilai masyarakat industri. Nilai-nilai yang berubah itu seperti nilai kegotongroyongan berganti menjadi nilai kontrak kerja dengan upah yang disesuaikan menurut jenis pekerjaannya. Hubungan kekerabatan bergeser menjadi hubungan struktural yang disusun dalam organisasi formal perusahaan. Nilai-nilai kebersamaan berubah menjadi individualis dan nilai-nilai tentang pemanfaatan waktu yang cenderung tidak ketat berubah menjadi pembagian waktu yang tegas seperti jadwal kerja dan istirahat dalam dunia industri. Perubahan-perubahan ini, jika terjadi seara cepat atau mendadak, akan membuat kegoncangan proses-proses sosial di masyarakat, bahkan akan terjadi upaya penolakan terhadap semua bentuk perubahan karena dianggap mengacaukan tatanan kehiodupan masyarakat yang telah ada.
Teknik Utama Memecahkan Konflik
Ada 3 strategi dasar :
a. Kalah- kalah.
b. Menang-kalah.
c. Menang-menang.
Pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik ialah :
• Kompetisi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
• Akomodasi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
• Sharing
Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lkain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
• Kolaborasi
Bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
• Penghindaran.
Menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.
sumber : - gunadarma.ac.id
- wikipidia
- http://andrie07.wordpress.com/2009/11/25/faktor-penyebab-konflik-dan-strategi-penyelesaian-konflik/
Rabu, 02 November 2011
Flowchart Membuat KTP
Dalam proses vertikal yaitu dari mulai hingga selesainya proses, prosedur ini
membutuhkan dokumen : 1.Kartu Rumah Tangga dan 2. Pas foto dan bukti-bukti
pendukung. Jika ybs. Bukan penduduk setempat, pelayanan dihentikan.
Proses ini menghasilkan dokumen KTP
sumber : http://limpo50.files.wordpress.com/2008/06/prosedur-ktp1.pdf
Selasa, 18 Oktober 2011
Teori Organisasi Dan Unsur-Unsurnya
Manusia adalah mahluk social yang cinderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasi kegiatannya dalam mencapai suatu tujuan tetapi karena keterbatasan kemampuan menyebabkan mereka tidak mampu mewujudkan tujuan tanpa adanya kerjasama. Hal tersebut yang mendasari manusia untuk hidup dalam berorganisasi.
Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dalam ilmu-ilmu sosial sering organisasi dipelajari oleh periset-periset dari berbagai bidang ilmu, terutama di bidang sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisa organisasi (organization analysis).
Definisi
Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.
Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut :
• Stoner : mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang mana melalui orang-orang di bawah pengarahan atasan untuk mengejar tujuan bersama.
• ERNEST DALE:
Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau pola hubunngan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok.
• CYRIL SOFFER:
Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan kemudian digabung lagi dalam beberapa bentuk hasil.
• KAST & ROSENZWEIG:
Organisasi adalah sub system teknik, sub system structural, sub system pshikososial dan sub system manajerial dari lingkungan yang lebih luas dimana ada kumpulan orang-orang berorenteasi pada tujuan.
• James D. Mooney : mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
• Chester I. Bernard : berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
• Stephen P. Robbins : menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
• Definisi UMUM : “Kelompok orang yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan”
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.
Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.
Partisipasi
Dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih. Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu bisa berpartisipasi pada organisasi yang bersangkutan. Dengan berpartisipasi setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan.
Pada dasarnya partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental atau pikiran dan emosi atau perasaan seseorang di dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan.
Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya berarti keterlibatan jasmaniah semata. Partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran, dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan.
Unsur-unsur Organisasi
Menuruth Keith Davis ada tiga unsur penting partisipasi :
1. Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
2. Unsur kedua adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
3. Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness”.
Jenis-jenis
Keith Davis juga mengemukakan jenis-jenis partisipasi, yaitu sebagai berikut.
1. Pikiran (psychological participation)
2. Tenaga (physical partisipation)
3. Pikiran dan tenaga
4. Keahlian
5. Barang
6. Uang
Syarat-syarat
Agar suatu partisipasi dalam organisasi dapat berjalan dengan efektif, membutuhkan persyaratan-persyaratan yang mutlak yaitu .
• Waktu. Untuk dapat berpatisipasi diperlukan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini adalah untuk memahamai pesan yang disampaikan oleh pemimpin. Pesan tersebut mengandung informasi mengenai apa dan bagaimana serta mengapa diperlukan peran serta.
• Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang, hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan”, yang akan menimbulkan efek negatif.
• Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatau yang menjadi perhatiannnya.
• Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi, dalam arti kata yang bersangkutan memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalupun belum ada, maka unsur-unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator.
• Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil.
• Para pihak yang bersangkutan bebas di dlam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
• Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan kepada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan kepada prisnsip bahwa partisipasi adalah bersifat persuasif.
Partisipasi dalam organisasi menekankan pada pembagian wewenang atau tugas-tugas dalam melaksanakan kegiatannya dengan maksud meningkatkan efektif tugas yang diberikan secara terstruktur dan lebih jelas.
Bentuk-bentuk organisasi bisa seperti dibawah ini ::
Organisasi politik
Organisasi sosial
Organisasi mahasiswa
Organisasi olahraga
Organisasi sekolah
Organisasi negara
Sumber :: http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi s_tiwi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/17350/MINGGU_3.doc
Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dalam ilmu-ilmu sosial sering organisasi dipelajari oleh periset-periset dari berbagai bidang ilmu, terutama di bidang sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisa organisasi (organization analysis).
Definisi
Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.
Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut :
• Stoner : mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang mana melalui orang-orang di bawah pengarahan atasan untuk mengejar tujuan bersama.
• ERNEST DALE:
Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau pola hubunngan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok.
• CYRIL SOFFER:
Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan kemudian digabung lagi dalam beberapa bentuk hasil.
• KAST & ROSENZWEIG:
Organisasi adalah sub system teknik, sub system structural, sub system pshikososial dan sub system manajerial dari lingkungan yang lebih luas dimana ada kumpulan orang-orang berorenteasi pada tujuan.
• James D. Mooney : mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
• Chester I. Bernard : berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
• Stephen P. Robbins : menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
• Definisi UMUM : “Kelompok orang yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan”
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.
Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.
Partisipasi
Dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih. Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu bisa berpartisipasi pada organisasi yang bersangkutan. Dengan berpartisipasi setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan.
Pada dasarnya partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental atau pikiran dan emosi atau perasaan seseorang di dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan.
Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya berarti keterlibatan jasmaniah semata. Partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran, dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan.
Unsur-unsur Organisasi
Menuruth Keith Davis ada tiga unsur penting partisipasi :
1. Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
2. Unsur kedua adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
3. Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness”.
Jenis-jenis
Keith Davis juga mengemukakan jenis-jenis partisipasi, yaitu sebagai berikut.
1. Pikiran (psychological participation)
2. Tenaga (physical partisipation)
3. Pikiran dan tenaga
4. Keahlian
5. Barang
6. Uang
Syarat-syarat
Agar suatu partisipasi dalam organisasi dapat berjalan dengan efektif, membutuhkan persyaratan-persyaratan yang mutlak yaitu .
• Waktu. Untuk dapat berpatisipasi diperlukan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini adalah untuk memahamai pesan yang disampaikan oleh pemimpin. Pesan tersebut mengandung informasi mengenai apa dan bagaimana serta mengapa diperlukan peran serta.
• Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang, hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan”, yang akan menimbulkan efek negatif.
• Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatau yang menjadi perhatiannnya.
• Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi, dalam arti kata yang bersangkutan memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalupun belum ada, maka unsur-unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator.
• Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil.
• Para pihak yang bersangkutan bebas di dlam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
• Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan kepada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan kepada prisnsip bahwa partisipasi adalah bersifat persuasif.
Partisipasi dalam organisasi menekankan pada pembagian wewenang atau tugas-tugas dalam melaksanakan kegiatannya dengan maksud meningkatkan efektif tugas yang diberikan secara terstruktur dan lebih jelas.
Bentuk-bentuk organisasi bisa seperti dibawah ini ::
Organisasi politik
Organisasi sosial
Organisasi mahasiswa
Organisasi olahraga
Organisasi sekolah
Organisasi negara
Sumber :: http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi s_tiwi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/17350/MINGGU_3.doc
Jumat, 15 Juli 2011
Universitas Terbaik di Indonesia
Perguruan tinggi asal Indonesia semakin diakui dunia. Jika sebelumnya hanya ada 151 kampus yang disurvei untuk World Universities Web Rangking oleh lembaga pemeringkatan 4ICU (www.4icu.org), kini jumlahnya bertambah tiga menjadi 154.
World Universities Web Rangking merupakan barometer untuk mengukur kiprah perguruan tinggi berdasarkan tiga kriteria yaitu Google page rank, Yahoo inbound links, dan Alexa traffic rank. Ada sekitar 10.200 kampus di 200 negara yang dievaluasi dan hasil pemeringkatannya dirilis tiap semester, yaitu Januari dan Juli setiap tahunnya.
Pada edisi Juli 2011 kali ini, posisi kampus terbaik sejagat raya kini ditempati oleh Massachusets Institute Technology (MIT) yang melengserkan jawara sebelumnya yaitu Stanford University yang turun ke peringkat empat.
Meski demikian, kampus asal Amerika Serikat masih menguasai 10 besar dunia. Hanya satu kampus asal Inggris yang mengganggu dominasi AS, yakni University of Cambridge di peringkat kesepuluh.
Untuk wilayah asia, China menempatkan enam perguruan tingginya di 10 besar Asia, yang dipimpin oleh Peking University. Sementara Jepang hanya menempatkan satu kampus, yaitu Keio University yang menempati urutan ketiga di Asia.
National University of Singapore menjadi wakil dari Asia Tenggara yang berhasil masuk Top 10 Asia, yaitu pada peringkat kelima. Sedangkan perguruan tinggi asal Indonesia, 'hanya' berhasil masuk Top 100 Asia, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menempati urutan ke-11 dan ke-17.
Khusus untuk ITB, seperti dikutip dari situs www.4icu.org, Jumat (8/7/2011), perguruan tinggi asal Bandung ini berhasil masuk Top 100 dunia, yaitu urutan ke-44.
Peringkat Indonesia
Indonesia sendiri mengalami peningkatan. Jika sebelumnya hanya ada 151 kampus yang disurvei untuk World Universities Web Rangking oleh 4ICU, kini jumlahnya bertambah tiga menjadi 154.
Tiga perguruan tinggi pendatang baru itu adalah Universitas Pattimura yang menempati peringkat ke-128, Universitas Cendrawasih ke-152, dan Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda ke-153.
Dalam pemeringkatan kali ini, posisi kampus asal Indonesia yang menempati 10 besar negeri ini belum banyak berubah. Kampus ITB, Universitas Indonesia (UI), dan UGM, masih menempati tiga besar.
Sementara Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai pendatang baru di 10 besar, langsung menempati posisi keempat menggeser Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), yang turun ke peringkat tujuh.
Di antara daftar universitas tersebut, Universitas Gunadarma menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta yang masuk 10 besar nasional dan sudah tiga periode bertahan sebagai kampus swasta yang berhasil menembus dominasi perguruan tinggi negeri. Gunadarma menempati posisi kelima di bawah IPB dan UI.
Sedangkan kampus yang menunjukkan lonjakan peringkat tertinggi adalah Universitas Nusa Cendana, naik dari posisi 117 pada edisi sebelumnya menjadi peringkat 50, dan Universitas Tadulako dari 146 ke 96.
Berikut adalah daftar peringkat 10 besar peguruan tinggi nasional yang dirilis 4ICU:
Institut Teknologi Bandung
Universitas Gadjah Mada
Universitas Indonesia
Institut Pertanian Bogor
Universitas Gunadarma
Universitas Diponegoro
Institut Teknologi Sepuluh November
Universitas Pendidikan Indonesia
Universitas Sebelas Maret
Universitas Sumatera Utara
SUMBER : http://www.detikinet.com
World Universities Web Rangking merupakan barometer untuk mengukur kiprah perguruan tinggi berdasarkan tiga kriteria yaitu Google page rank, Yahoo inbound links, dan Alexa traffic rank. Ada sekitar 10.200 kampus di 200 negara yang dievaluasi dan hasil pemeringkatannya dirilis tiap semester, yaitu Januari dan Juli setiap tahunnya.
Pada edisi Juli 2011 kali ini, posisi kampus terbaik sejagat raya kini ditempati oleh Massachusets Institute Technology (MIT) yang melengserkan jawara sebelumnya yaitu Stanford University yang turun ke peringkat empat.
Meski demikian, kampus asal Amerika Serikat masih menguasai 10 besar dunia. Hanya satu kampus asal Inggris yang mengganggu dominasi AS, yakni University of Cambridge di peringkat kesepuluh.
Untuk wilayah asia, China menempatkan enam perguruan tingginya di 10 besar Asia, yang dipimpin oleh Peking University. Sementara Jepang hanya menempatkan satu kampus, yaitu Keio University yang menempati urutan ketiga di Asia.
National University of Singapore menjadi wakil dari Asia Tenggara yang berhasil masuk Top 10 Asia, yaitu pada peringkat kelima. Sedangkan perguruan tinggi asal Indonesia, 'hanya' berhasil masuk Top 100 Asia, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menempati urutan ke-11 dan ke-17.
Khusus untuk ITB, seperti dikutip dari situs www.4icu.org, Jumat (8/7/2011), perguruan tinggi asal Bandung ini berhasil masuk Top 100 dunia, yaitu urutan ke-44.
Peringkat Indonesia
Indonesia sendiri mengalami peningkatan. Jika sebelumnya hanya ada 151 kampus yang disurvei untuk World Universities Web Rangking oleh 4ICU, kini jumlahnya bertambah tiga menjadi 154.
Tiga perguruan tinggi pendatang baru itu adalah Universitas Pattimura yang menempati peringkat ke-128, Universitas Cendrawasih ke-152, dan Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda ke-153.
Dalam pemeringkatan kali ini, posisi kampus asal Indonesia yang menempati 10 besar negeri ini belum banyak berubah. Kampus ITB, Universitas Indonesia (UI), dan UGM, masih menempati tiga besar.
Sementara Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai pendatang baru di 10 besar, langsung menempati posisi keempat menggeser Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), yang turun ke peringkat tujuh.
Di antara daftar universitas tersebut, Universitas Gunadarma menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta yang masuk 10 besar nasional dan sudah tiga periode bertahan sebagai kampus swasta yang berhasil menembus dominasi perguruan tinggi negeri. Gunadarma menempati posisi kelima di bawah IPB dan UI.
Sedangkan kampus yang menunjukkan lonjakan peringkat tertinggi adalah Universitas Nusa Cendana, naik dari posisi 117 pada edisi sebelumnya menjadi peringkat 50, dan Universitas Tadulako dari 146 ke 96.
Berikut adalah daftar peringkat 10 besar peguruan tinggi nasional yang dirilis 4ICU:
Institut Teknologi Bandung
Universitas Gadjah Mada
Universitas Indonesia
Institut Pertanian Bogor
Universitas Gunadarma
Universitas Diponegoro
Institut Teknologi Sepuluh November
Universitas Pendidikan Indonesia
Universitas Sebelas Maret
Universitas Sumatera Utara
SUMBER : http://www.detikinet.com
Selasa, 12 April 2011
Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran" [1]. Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil" .
Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.
sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Keadilan
Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.
sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Keadilan
Langganan:
Postingan (Atom)










